PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DM TIPE 2
DOI:
https://doi.org/10.66048/sy4c3a87Kata Kunci:
Diabetes Mellitus, Prolanis, Glukosa DarahAbstrak
Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit dimana kondisi kadar gula/glukosa didalam aliran darah melebihi batas normal karena tubuh tidak dapat melepas atau menggunakan insulin dengan secara adekuat Seiring meningkatnya angka kejadian diabetes di Indonesia kejadian Diabetes mellitus di provinsi Lampung meningkat sebesar 1,1 % (2007) menjadi 2,1 % (2015) bahka menjadi 2,8 % (2018). Terapi dan pencegahan terjadinya neuropati diabetik adalah dengan melakukan pengontrolan kadar glukosa darah secara teratur dan mencegah terjadinya luka pada kaki. Latihan jasmani merupakan upaya awal dalam mencegah, mengontrol, dan mengawasi diabetes. Terapi dan pencegahan terjadinya neuropati diabetik adalah dengan melakukan pengontrolan kadar gula darah secara teratur dan mencegah terjadinya luka pada kaki karena adanya komplikasi yang disebut neuropati, pasien diabetes mengalami penurunan sensitivitas dan intoleransi terhadap dingin di kaki mereka Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh senam prolanis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Pakuan Aji Lampung Timur 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan Pre eksperimental one group pretest-postest. Penelitian ini telah dilaksanakan di UPT Puskesmas Pakuan Aji Lampung Timur 2021. Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini adalah 39 responden. Uji yang digunakan wilcoxon. Hasil penelitian pengaruh senam prolanis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita DM tipe 2 didapatkan nilai p- value 0,001. (p<0,05). Diharapkan Puskesmas dapat Mengembangkan kebijakan untuk menerapkan latihan senam prolanis untuk mengontrol kadar glukosa darah penderita DM.









