MANAJEMEN LAKTASI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF
DOI:
https://doi.org/10.66048/8qpfas74Keywords:
Pengetahuan, Manajemen Laktasi, ASI EksklusifAbstract
Manajemen laktasi merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Manajemen laktasi meliputi pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), perawatan payudara (breast care), serta penerapan teknik menyusui yang benar. Penerapan manajemen laktasi bertujuan untuk menjaga kebersihan payudara sebelum menyusui, memperlancar produksi dan pengeluaran ASI, serta mendukung keberhasilan ibu dalam memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya. Penelitian yang dilakukan di Puskesmas Tanjung Puri menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi sebanyak 150 ibu yang memiliki bayi berusia 7–12 bulan, sehingga diperoleh 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki manajemen laktasi yang baik 83,1%, sedangkan 14,7% memiliki manajemen laktasi yang kurang baik. Selain itu, keberhasilan pemberian ASI eksklusif ditemukan pada 85,7% responden berhasil, sementara 12% lainnya belum berhasil memberikan ASI eksklusif. Analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara manajemen laktasi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen laktasi yang optimal dapat meningkatkan peluang keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.









